Ikan Ekor Kuning Goreng

Prep: 60 min
Masak Waktu: 20 menit
Siap dalam: 1 Jam 20 menit
Porsi: 1

Bahan:
1 (250gr) Ikan Ekor Kuning
1 ½ sdt biji ketumbar
½ sdt merica putih
½ sdt garam
¼ sdt jahe bubuk
¼ sdt bubuk kunyit
½ jeruk lemon

Cara:

1. Bersihkan dan cuci ikan kemudian lumuri dengan air perasan jeruk lemon
2. Campur semua bahan kering dan lumurkan pada kedua sisi ikan. Masukan kedalam lemari es sekitar 30 sampai 40 menit agar bumbu meresap
3. Panaskan minyak dalam wajan dan goreng ikan selama 5 menit sampai garing atau coklat keemasan.
4. Sajikan dengan sambal kecap atau sambal tomat.

Lihat fotonya di palebule.com

Kursus NCC

Saya mengikuti kursus membuat mie telor di NCC matraman yang dipandu oleh ibu Fatmah Bahalwan. ini pertama kalinya saya mengikuti kursus memasak. Tempat dan suasana cukup menyenangkan. Teman-teman sekelas sangat aktif dan membuat suasana menjadi cair walau kadang-kadang memanas dengan celetukan-celetukan. Ibu Fatmah pun sangat telaten mengajarkan dan berusaha menjawab semua pertanyaan yang terlontar dengan sabar. Kami diajarkan membuat topping mie ayam, mie kangkung dan soto mie. Tentunya cara membuat mie dan pengetahuan yang terkandung didalamnya juga diberikan.

Kelas dimulai dari jam 10 pagi dan berakhir sekitar jam 2 siang. Kue kecil, kopi dan teh tersedia di ruang tamu. Makan siang pun sesuai dengan tema pelajaran hari itu. Tapi karena ini pertama kali untuk saya jadi saya benar-benar baru mengetahui bahwa yang namanya praktek memasak itu hanya 35% dari keseluruhan materi, dan praktek ditempatkan sebagai kelompok. Bagi saya dengan adanya kelompok, membuat kita sebagai individu tidak bisa merasakan keseluruhan pengalaman dari apa yang harus kita pelajari. Kemudian sangat disayangkan juga bahwa pemandu mempunyai janji lain di hari kursus ini. Mungkin biasanya tidak begini, tapi di hari pertama saya kursus ini justru pengalaman ini yang saya alami.

Untuk kursus ini dikenakan biaya Rp. 300.000 dan kita mendapatkan ilmu dan praktek membuat mie, 3 resep, cemilan, makan siang dan 3 jenis makanan dalam resep untuk dibawa pulang. Saya cukup menyukai kegiatan kursus ini dan akan kembali lagi bila materi yang diangkat sesuai dengan kebutuhan saya.

Sukses terus untuk NCC.

Basic

Sebelum memulai dengan resep, ada baiknya bila kita mengenal dan memiliki dahulu barang-barang yang diperlukan dalam memasak.
Mengukur dengan benar adalah salah satu kiat dalam menghasilkan masakan yang baik.

Ini adalah beberapa alat ukur yang digunakan dalam memasak.

Pengukur cairan (Measuring Jug/cup)

Biasanya terbuat dari gelas atau plastik berukuran 600ml dan 1.2 liter. Ada lekukan penuang pada bibir gelas dan mempunyai garis-garis pengukur dalam ukuran metric.
Penggunaan yang baik bisa dilakukan dengan menempatkan gelas di alas yang rata dan menunduk hingga pandangan mata sejajar dengan permukaan cairan.
Semprotkan sedikit minyak pada permukaan gelas ukur bila ingin mengukur cairan yang sifatnya lengket seperti madu atau simple syrup agar udah dibersihkan.

Neraca ukur (Kitchen Scales)

Neraca ukur banyak digunakan pada resep Asia dan Eropa. Terdapat dalam jenis neraca manual maupun digital.

Sendok ukuran (measuring spoons)

Sendok ukuran ini ideal untk mengukur bahan cair maupun kering. Biasanya terdiri dari ukuran ¼ , ½ , dan 1 sdt juga 1 sdm.

Gelas ukur (Measuring Cups)

Resep Amerika lebih banyak menggunakan gelas ukur dibandingkan dengan neraca ukur. Gelas ukur lebih sering digunakan untuk bahan kering dan padat. Biasanya terbuat dari bahan stainless steel atau plastic.

 

Pisau juga merupakan alat yang penting di dapur. Belilah pisau dengan kualitas yang baik. Memang biayanya cukup tinggi tapi kualitas yang baik akan bertahan lama. Jenis pisau sangat banyak, 3 jenis pisau dibawah ini adalah yang terpenting dalam perannya di dapur.

Pisau Utama (Cook’s Knife/Chef’s Knife)

Pisau ini berukuran sampai dengan 30cm mempunyai kurva lengkung pada sisi tajam, bisa digunakan untuk mengiris, memotong dan mencacah. Pisau ini merupakan tulang punggung dalam peralatan dapur.

Pisau Buah (Paring Knive)

Pisau ini berukuran sekitar 6-9cm. Sering digunakan untuk memotong sayuran dan buah.

Pisau Roti (Bread Knife)

Pisau ini mempunyai sisi tajam yang bergerigi. Baik digunakan untuk memotong roti.

Dengan adanya pisau tentu kita juga memerlukan alas potong/talenan. Talenan sebaiknya digunakan terpisah sesuai fungsinya. Untuk memotong daging, unggas, ikan dan makanan laut yang mentah dapat menggunakan talenan dari bahan plastik keras atau kaca tebal. Sedangkan talenan bahan kayu baik digunakan untuk memotong buah, sayur dan roti.

Peralatan lain untuk dapur adalah alat pembuka kaleng, Spatula, Sendok masak kayu, Ayakan, thermometer, alat pengukur waktu (timer), parutan, gunting dapur, alat pencapit (tongs), dan alat pengaduk (whisk). Tidak ketinggalan wajan dan panci.

Kurang lebih hal-hal diataslah yang sangat diperlukan di dapur anda, untuk peralatan lainnya bisa dilengkapi perlahan tentunya sambil mengembangkan keahlian memasak kita.

Persiapan

Bila kita sudah paham dengan peralatan dapur, mari kita lengkapi juga pengetahuan kita dengan tehnik dalam mempersiapkan atau dalam memasak. Beberapa tehnik dasar yang harus kita ketahui antara lain adalah:

Mencacah (Chop)

Memotong makanan menjadi potongan kecil menggunakan pisau utama. Gunakan tangan anda untuk menahan ujung pisau anda dan tangan lainnya untuk menggerakan gagang pisaunya sehingga mendapatkan gerakan mengayun. Makanan dapat dicacah kasar maupun halus.

Menghancurkan (Crush)

Tehnik ini biasanya digunakan untuk mengeluarkan aroma bawang putih dan rempah lainnya. Dengan menggunakan sisi datar pisau dan menekannya. Tehnik ini juga bisa dilakukan dengan menggunakan rolling pin atau palu daging.

Potong kotak (Cube or Dice)

Memotong makanan menjadi kotak-kotak. Bisa dilakukan dengan pisau atau alat pemotong berbentuk kotak.

Potong Panjang (Julienne)

Tehnik potong ini biasa digunakan untuk memotong wortel, batang sledri atau ketimun. Bentuk potongan memanjang seperti batang korek api.

Parut kecil (Grate)

Memarut dengan parutan lobang kecil sehingga hasil parutan menjadi potongan kecil

Parut Panjang (Shred)

Memarut dengan parutan lobang besar dan menghasilkan bentuk panjang.

Itulah beberapa tehnik dalam persiapan memasak.

 

Berikut ini adalah beberapa istilah tehnik memasak yang juga harus kita ketahui dan kuasai.

 

Goreng Minyak Banyak (Deep-Fry)

Menggoreng dengan minyak banyak adalah tehnik memasak dengan menenggelamkan makanan di dalam minyak yang sangat panas. Tehnik ini sangat mementingkan jenis minyak yang dipakai. Minyak yang paling cocok untuk Deep-Fry adalah minyak kacang tanah atau minyak kacang kedelai karena memiliki titik asap (temperature tertinggi pada saat minyak goreng mengeluarkan asap) yang paling tinggi. Temperatur minyak pada tehnik ini harus sangat tinggi guna menghindari makanan menyerap minyak terlalu banyak.

Sangrai (Dry-Fry)

Sangrai adalah menggoreng tanpa menggunakan minyak, mentega atau jenis lemak apapun. Biasa digunakan untuk menggoreng jenis makanan India dan mexico.

Tumis (Stir Fry)

Metode Masak ini datang dari Benua Asia dan merupakan salah satu tehnik masak yang sehat karena hanya menggunakan sedikit minyak. Ada beberapa tehnik tumis, dua diantaranya yang sering digunakan adalah memasak dengan api besar, sedikit minyak dan mengaduk makanan secara terus menerus hingga matang. Yang kedua adalah cara basah, biasanya menggunakan sedikit air atau air kaldu.

Rebus

Ada beberapa tipe merebus seperti berikut ini;

  • Boil: Merebus makanan pada titik didih atau sampai dengan titik didih (100oC).
  • Simmer: Merebus makanan hingga sebelum titik didih
  • Blanch: Mencelupkan makanan ke dalam air mendidih selama beberapa detik.

Kukus (Steam)

Kukus merupakan tehnik sehat dalam memroses makanan karena makanan tidak tersentuh langsung dengan cairan sehingga nutrisi dan vitamin pada makanan tidak hilang. Cara mengukus bisa dilakukan dengan kukusan besi, panci kukusan atau dengan kukusan bambu. Panaskan air hingga mendidih dalam panci dan tempatkan kukusan di atas air mendidih. Kukus hingga matang.

Panggang (Bake)

Panggang berarti memasak makanan di dalam oven dengan udara panas.

BBQ (Barbeque)

Tehnik memanggang dengan batu bara panas. Bisa juga menggunakan panggangan elektrik. Biasakan untuk melakukan metode ini di luar ruangan karena asap yang timbul dari bara api mengandung carbon monoxide.

Itulah sekiranya beberapa tehnik persiapan dan memasak yang setidaknya harus kita ketahui. Masih banyak lagi hal lainnya mungkin bisa kita bahas di lembar yang lain.

Pisang Goreng Thailand

Prep Time: 5 min
Masak Waktu: 20 menit
Siap Waktu: 25 menit
Porsi: 6 orang

Bahan:

8 Pisang dikupas, dibelah dua, lalu iris memanjang
1 / 2 cangkir tepung beras
2 sendok makan tepung Tapioka
1 / 2 cangkir air
1 1 / 2 sdm Gula
1 / 4 sendok teh garam
1 sendok makan biji wijen
1 sendok teh biji wijen hitam
2 sendok makan kelapa parut segar (digoreng kering) atau kelapa parut siap pakai
Minyak untuk menggoreng

Cara:

  1. Buatlah adonan dengan menggabungkan semua bahan kering dalam mangkuk lalu tambahkan air dan aduk, tambahkan tepung atau air sesuai kebutuhan.
  2. Panaskan minyak dalam wajan dengan api sedang sampai sangat panas. Celupkan pisang dalam adonan untuk melapisi secara menyeluruh.
  3. Masukkan pisang ke dalam minyak dan goreng selama 3-4 menit, balik sesekali sampai kecoklatan dan renyah pada semua sisi.
  4. Angkat dan tiriskan.

banyak lagi di palebule.com

Nasi Goreng dengan Nasi Merah

Prep Time: 5 min
Masak Waktu: 10 menit
Siap Waktu: 15 menit
Porsi: 1 porsi

Bahan:

150 gram Beras Merah
2 Telur
75 gram Fillet Ayam potong dadu
20 gram kapri
10 gram Wortel potong korek api
3 sdm Kecap Manis
1 sdt Kecap Asin
Garam dan merica secukupnya
1 sdm Minyak Zaitun
2 siung Bawang putih cincang

Cara:

  1. Pertama buat telur orak-arik, sisihkan.
  2. Tumis bawang putih dengan minyak zaitun, tambahkan ayam potong dadu lanjutkan dengan wortel dan kacang polong.
  3. Tambahkan nasi, kecap asin, kecap manis. aduk rata.
  4. Aduk terus kemudian tambahkan orak-arik telur. Tambahkan bumbu secukupnya. Sajikan segera.

lihat foto di palebule.com

Banana Crunch

Waktu persiapan: 20 menit
Siap di: 40 menit
Porsi: 6

Bahan:

2 pisang, dikupas dan dipotong menjadi tiga
175 gr semisweet coklat, cincang
6 tongkat es loli atau tusuk sate
1 / 3 cup kacang cincang kasar atau topping lainnya seperti cornflakes, taburan, kelapa dan lain-lain

Cara:

  1. Masukkan topping ke dalam mangkuk atau piring datar.
  2. Lapisi loyang dengan kertas roti. Tusuk tongkat es loli ke setiap potongan pisang. (Dapat disiapkan beberapa jam sebelumnya, tutup dan bekukan sampai keras).
  3. Lelehkan coklat di atas double boiler dengan sedikit air mendidih, kemudian dengan api kecil sambil diaduk. Tuang cokelat leleh ke dalam gelas tinggi.
  4. Celupkan pisang satu persatu ke dalam coklat dan segera gulingkan pada topping.
  5. Letakkan ke atas loyang disiapkan.Dinginkan hingga coklat keras, kurang lebih dalam 20 menit.

Dapatkan tipsnya di palebule.com